Scroll untuk baca artikel
InternetTekno

Tesla Menyingkirkan Aplikasi Disney+ Setelah Elon Musk Membara dalam Balas Dendam

129
×

Tesla Menyingkirkan Aplikasi Disney+ Setelah Elon Musk Membara dalam Balas Dendam

Sebarkan artikel ini
Elon Musk Menolak Undangan Pejabat Senior Hamas Kunjungi

Halosenja.com – Elon Musk Balas Dendam, Aplikasi Disney+ Dihapus dari Tesla

Pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk, telah menjadi sorotan media selama bertahun-tahun berkat prestasinya dalam industri teknologi dan luar angkasa. Namun, kali ini Musk kembali membuat kejutan dengan tindakannya yang mengejutkan.

Pada hari Selasa, Musk mengumumkan bahwa aplikasi streaming Disney+, yang menyediakan akses ke berbagai konten Disney, Marvel, dan Star Wars, telah dihapus dari semua kendaraan Tesla. Keputusan ini mengejutkan banyak pengguna Tesla yang telah menikmati akses mudah ke platform streaming populer ini.

Keputusan ini ternyata merupakan langkah balas dendam dari Musk terhadap Disney. Beberapa bulan yang lalu, Musk mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap Disney ketika perusahaan tersebut merilis film yang menurutnya menyalahi prinsip-prinsip ilmiah. Musk, yang dikenal sebagai seorang pengusaha yang sangat terlibat dalam ilmu pengetahuan, merasa bahwa film tersebut menampilkan fakta-fakta yang salah dan mencampuradukkan ilmu pengetahuan dengan fiksi.

Musk mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial, dan kemudian menyatakan bahwa Tesla tidak akan lagi mendukung konten Disney. Keputusan ini membuat banyak orang terkejut, mengingat popularitas Disney+ yang terus meningkat dan jumlah pengguna Tesla yang semakin bertambah.

Dalam sebuah wawancara dengan sebuah stasiun Berita, Musk menjelaskan bahwa keputusannya untuk menghapus aplikasi Disney+ adalah bagian dari upayanya untuk mempromosikan ilmu pengetahuan yang benar dan menghindari penyebaran informasi yang salah kepada masyarakat. Ia menyatakan bahwa sebagai seorang pengusaha yang berpengaruh, ia merasa bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pengetahuan yang disebarkan adalah akurat dan didasarkan pada fakta ilmiah.

Namun, keputusan ini juga menuai kritik dari beberapa pengguna Tesla yang merasa bahwa tindakan ini terlalu drastis. Mereka berpendapat bahwa pengguna Tesla seharusnya memiliki kebebasan untuk memilih konten yang ingin mereka akses, dan bahwa tindakan ini justru melanggar hak-hak mereka sebagai konsumen.

Disney sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait tindakan Musk ini. Namun, banyak pengamat industri yang berspekulasi bahwa ini mungkin hanya merupakan perseteruan sementara antara dua tokoh yang memiliki kepribadian yang kuat.

Meskipun kontroversial, keputusan Musk ini sekali lagi menunjukkan bahwa ia adalah seorang pengusaha yang tidak takut untuk berbicara dan bertindak sesuai dengan keyakinannya. Terlepas dari apakah keputusan ini benar atau salah, satu hal yang pasti, tindakan ini telah mencuri perhatian dunia dan sekali lagi menempatkan Musk di pusat perhatian.