Scroll untuk baca artikel
InternetTekno

Ketua MPR Melangkah ke Depan: Dukung Inisiatif Revolusioner, Pembentukan Matra TNI Angkatan Siber!

168
×

Ketua MPR Melangkah ke Depan: Dukung Inisiatif Revolusioner, Pembentukan Matra TNI Angkatan Siber!

Sebarkan artikel ini
Ketua MPR Dukung Pembentukan Matra TNI Angkatan Siber

Halosenja.com – Ketua MPR Dukung Pembentukan Matra TNI Angkatan Siber untuk Menghadapi Ancaman Digital

Jakarta – Ketua MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat), Bambang Soesatyo, mendukung upaya pembentukan Matra TNI (Tentara Nasional Indonesia) Angkatan Siber untuk menghadapi ancaman di dunia digital. Menurutnya, ancaman digital semakin meningkat dan pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah yang tepat untuk melindungi kepentingan nasional.

Dalam sebuah konferensi pers, Bambang Soesatyo menyampaikan bahwa dunia digital telah mengubah lanskap keamanan nasional. Ancaman siber dapat berupa serangan terhadap infrastruktur penting, pencurian data sensitif, penyebaran disinformasi, dan kegiatan-kegiatan kriminal lainnya. Oleh karena itu, Indonesia harus siap menghadapinya dengan cara yang efektif dan proaktif.

“Pembentukan Matra TNI Angkatan Siber akan meningkatkan kemampuan pertahanan cyber Indonesia dalam menghadapi ancaman-ancaman digital yang semakin kompleks,” ujar Bambang Soesatyo. “Angkatan Siber akan berperan sebagai garda terdepan dalam melindungi kepentingan nasional di dunia maya.”

Bambang Soesatyo juga menekankan pentingnya kerjasama dengan negara-negara lain dalam upaya melawan ancaman digital. Menurutnya, tantangan di dunia maya tidak mengenal batas-batas negara, sehingga kerjasama internasional sangat dibutuhkan.

“Ancaman siber adalah ancaman global yang tidak dapat diatasi sendirian oleh satu negara,” paparnya. “Kita perlu membangun kerjasama dengan negara-negara lain untuk bertukar informasi, berbagi pengalaman, dan mengembangkan strategi bersama dalam menghadapi ancaman ini.”

Pembentukan Matra TNI Angkatan Siber juga akan melibatkan peningkatan sumber daya manusia dan teknologi yang berkaitan dengan keamanan cyber. Bambang Soesatyo menyebut bahwa rekrutmen dan pelatihan personel yang handal dalam bidang ini akan menjadi fokus utama.

“Kita harus memastikan bahwa personel yang terlibat dalam pertahanan siber memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menghadapi ancaman ini,” tegas Bambang Soesatyo. “Selain itu, investasi dalam teknologi dan infrastruktur yang diperlukan juga perlu dilakukan untuk memperkuat kemampuan kita dalam melawan ancaman digital.”

Pemerintah Indonesia telah menyadari pentingnya menghadapi ancaman digital dan telah mengambil langkah-langkah awal dalam menghadapinya. Pembentukan Matra TNI Angkatan Siber menjadi langkah penting dalam memperkuat pertahanan siber Indonesia dan melindungi kepentingan nasional di dunia maya.

Diharapkan, dengan adanya Matra TNI Angkatan Siber, Indonesia dapat menjadi negara yang tangguh dalam menghadapi ancaman digital. Langkah ini juga akan memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat dalam menggunakan teknologi digital untuk berbagai kegiatan sehari-hari.