Scroll untuk baca artikel
InternetTekno

Melindungi Batas Tak Terlihat: Perpres Terbaru Strategi Keamanan Siber Nasional Jadi Tumpuan Perang Melawan Ancaman Digital

199
×

Melindungi Batas Tak Terlihat: Perpres Terbaru Strategi Keamanan Siber Nasional Jadi Tumpuan Perang Melawan Ancaman Digital

Sebarkan artikel ini
Penetapan Perpres Strategi Keamanan Siber Nasional Terbaru J...

Halosenja.com – Penetapan Perpres Strategi Keamanan Siber Nasional Terbaru Jadi Langkah Maju Indonesia dalam Menghadapi Ancaman Cybercrime

Jakarta, 15 Februari 2023 – Pemerintah Indonesia mengumumkan penetapan Perpres Strategi Keamanan Siber Nasional terbaru sebagai langkah maju dalam menghadapi ancaman cybercrime yang semakin kompleks dan memprihatinkan. Perpres yang baru ini diharapkan dapat memberikan kerangka kerja yang komprehensif bagi pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat umum dalam melindungi infrastruktur siber negara.

Ancaman keamanan siber semakin meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Indonesia sebagai negara dengan populasi internet terbesar di dunia juga tidak luput dari serangan-serangan siber yang merugikan, seperti serangan DDoS, pencurian data pribadi, dan penyebaran hoaks yang dapat mengganggu stabilitas dan keamanan negara.

Presiden Indonesia, Bapak Joko Widodo, dalam pidato pengumuman penetapan Perpres ini menyatakan, “Keamanan siber merupakan hal yang sangat penting bagi negara kita. Ancaman siber tidak hanya mengancam sektor pemerintahan dan bisnis, tapi juga masyarakat umum. Oleh karena itu, kita perlu mengambil langkah-langkah yang tangguh dalam melindungi diri dari serangan-serangan siber ini.”

Perpres Strategi Keamanan Siber Nasional terbaru ini berfokus pada empat pilar utama, yaitu:

1. Perlindungan Infrastruktur Kritis: Pemerintah akan mengidentifikasi dan melindungi infrastruktur kritis, seperti sistem keuangan, kelistrikan, dan telekomunikasi, dari serangan siber. Langkah-langkah keamanan siber yang lebih kuat akan diterapkan untuk memastikan kelangsungan operasional infrastruktur tersebut.

2. Peningkatan Kapasitas: Pemerintah akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan siber melalui pendidikan dan pelatihan yang intensif. Kolaborasi dengan sektor swasta dan perguruan tinggi juga akan ditingkatkan untuk menghasilkan tenaga ahli keamanan siber yang berkualitas.

3. Pencegahan dan Penindakan: Pemerintah akan memperkuat kerjasama dengan negara-negara lain dalam menghadapi ancaman siber yang bersifat lintas negara. Selain itu, regulasi yang lebih ketat akan diterapkan untuk mencegah serangan siber dan memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku kejahatan siber.

4. Kesadaran Masyarakat: Pemerintah akan meluncurkan kampanye kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keamanan siber. Masyarakat akan diberikan edukasi mengenai cara menghindari serangan siber, melaporkan aktivitas mencurigakan, dan menggunakan teknologi dengan bijak.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat pertahanan keamanan siber Indonesia dan menjadikan negara ini lebih tangguh dalam menghadapi ancaman cybercrime. Dalam beberapa tahun terakhir, serangan siber terhadap Indonesia mengalami peningkatan signifikan, sehingga penetapan Perpres Strategi Keamanan Siber Nasional menjadi langkah yang sangat penting dan strategis dalam menjaga stabilitas dan keamanan negara.

Dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah akan meluncurkan program-program konkrit yang terkait dengan implementasi Perpres ini. Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan sektor swasta dan komunitas keamanan siber untuk memastikan langkah-langkah yang diambil dapat mengatasi ancaman siber yang semakin berkembang.