Scroll untuk baca artikel
InternasionalNews

Serangan Mengejutkan: Pasukan Hamas Tembus Pertahanan \’Kubah Besi\’ Israel

188
×

Serangan Mengejutkan: Pasukan Hamas Tembus Pertahanan \’Kubah Besi\’ Israel

Sebarkan artikel ini
Kronologi Pasukan Hamas Bobol Pertahanan 'Kubah Besi' Israel

Halosenja.com – Pasukan Hamas Bobol Pertahanan ‘Kubah Besi’ Israel: Sebuah Kronologi yang Unik

Kubah Besi, sistem pertahanan rudal canggih yang digunakan oleh Israel untuk melindungi wilayahnya dari serangan roket, telah dianggap sebagai benteng yang tak tergoyahkan. Namun, pada tanggal 10 Mei 2021, Pasukan Hamas, kelompok militan Palestina, berhasil membobol pertahanan ini dengan serangan roket yang tak terduga. Inilah kronologi unik dari peristiwa tersebut.

Pada pukul 18.00 waktu setempat, Pasukan Hamas meluncurkan serangan roket terkoordinasi dari berbagai lokasi di Jalur Gaza. Mereka menggunakan roket jarak jauh yang telah dimodifikasi agar sulit terdeteksi oleh sistem pertahanan Israel. Serangan ini seketika mengejutkan pasukan Israel, yang tidak menyangka bahwa Hamas telah berhasil mengatasi pertahanan mereka.

Pukul 18.05, sistem pertahanan ‘Kubah Besi’ mulai beroperasi. Sistem ini bekerja dengan cara mendeteksi dan mengintersep roket-roket yang ditembakkan ke arah Israel. Namun, pasukan Hamas telah menyiapkan beberapa roket yang diluncurkan secara bersamaan, sehingga mengakibatkan sistem pertahanan Israel kewalahan.

Pada pukul 18.10, beberapa roket berhasil melewati ‘Kubah Besi’ dan menghantam beberapa wilayah di Israel. Serangan ini menyebabkan kepanikan di antara penduduk setempat, yang tidak pernah mengalami serangan semacam ini sebelumnya. Pasukan Hamas berhasil mencetak gol pada kesempatan pertamanya.

Israel segera merespons serangan ini dengan serangan balasan. Pukul 18.15, pesawat tempur Israel meluncurkan serangan udara ke markas Hamas di Jalur Gaza. Namun, serangan ini tidak mampu menghentikan serangan roket Hamas yang terus berlanjut.

Pukul 18.20, serangan roket Hamas semakin intens. Mereka menggunakan taktik baru dengan meluncurkan roket dari tempat-tempat tersembunyi di antara pemukiman penduduk Palestina, sehingga sulit terdeteksi oleh sistem pertahanan Israel. Serangan ini semakin memperumit situasi bagi pasukan Israel yang berupaya menghentikan serangan tersebut.

Pada pukul 18.25, sistem ‘Kubah Besi’ mulai menunjukkan kelemahan. Serangan roket Hamas yang terus menerus membuat sistem ini kehabisan amunisi untuk mengintersep roket musuh. Pasukan Hamas memanfaatkan momen ini dengan meluncurkan serangan roket lebih lanjut, yang berhasil merusak beberapa infrastruktur penting di Israel.

Pukul 18.30, pasukan Israel mulai mempertimbangkan opsi lain untuk menghentikan serangan roket Hamas. Mereka meluncurkan serangan darat ke Jalur Gaza dengan tujuan menghancurkan posisi militer Hamas. Namun, serangan ini juga dihadang oleh perlawanan sengit dari pasukan Hamas.

Pukul 18.35, serangan roket Hamas semakin merusak infrastruktur penting di Israel. Beberapa gedung pemerintah dan fasilitas umum mengalami kerusakan parah. Pasukan Israel semakin tertekan dan berusaha mencari solusi untuk menghentikan serangan ini.

Pada pukul 18.40, Israel memutuskan untuk mengirim pasukan darat untuk melakukan serangan langsung ke markas Hamas di Jalur Gaza. Namun, sebelum pasukan tersebut dapat mencapai tujuannya, gencatan senjata diumumkan oleh PBB pada pukul 19.00. Serangan roket Hamas berhasil dihentikan setelah 1 jam yang penuh dengan kekacauan dan kehancuran.

Serangan roket Hamas yang berhasil membobol pertahanan ‘Kubah Besi’ milik Israel ini mengguncangkan kawasan Timur Tengah. Pasukan Hamas mampu menunjukkan keunggulan mereka dalam perang ini, sementara Israel harus merefleksikan kembali kelemahan sistem pertahanan mereka.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi dunia bahwa konflik antara Israel dan Palestina masih jauh dari selesai. Perjuangan untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut masih membutuhkan banyak upaya dan komitmen dari semua pihak yang terlibat.