Scroll untuk baca artikel
NasionalNews

Menjaga Keseimbangan Politik: Ketum PBNU Mengajak Semua Partai untuk Mengikuti Langkahnya

117
×

Menjaga Keseimbangan Politik: Ketum PBNU Mengajak Semua Partai untuk Mengikuti Langkahnya

Sebarkan artikel ini
Supaya Berimbang, Ketum PBNU Minta Semua Partai Ikuti Jejak

Halosenja.comJakarta, 5 April 2022 – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, meminta semua partai politik di Indonesia untuk mengikuti jejak NU dalam menjaga keberimbangan antara agama dan negara. Hal ini disampaikan sebagai respons atas kekhawatiran terhadap maraknya radikalisme yang terjadi saat ini.

Dalam sebuah acara diskusi yang diadakan oleh PBNU, KH Said Aqil Siradj menegaskan pentingnya menjaga keberimbangan antara agama dan negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, NU telah berhasil mencapai keberimbangan tersebut melalui prinsip-prinsip ajaran Islam yang moderat dan inklusif.

“NU telah menerapkan prinsip-prinsip ajaran Islam yang moderat dan inklusif sejak berdirinya. Kami selalu mengedepankan dialog, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama. Hal ini penting untuk menjaga keberimbangan antara agama dan negara,” ungkap KH Said Aqil Siradj.

Menurut KH Said Aqil Siradj, keberimbangan antara agama dan negara sangat penting dalam membangun negara yang adil dan beradab. Apabila keberimbangan ini terganggu, maka akan timbul potensi radikalisme dan konflik sosial yang dapat mengancam keutuhan bangsa.

“Kita melihat bahwa maraknya radikalisme dan konflik sosial saat ini adalah akibat dari ketidakseimbangan antara agama dan negara. Oleh karena itu, kami mengimbau semua partai politik di Indonesia untuk mengikuti jejak NU dalam menjaga keberimbangan ini,” tegas KH Said Aqil Siradj.

KH Said Aqil Siradj juga meminta agar semua partai politik mengedepankan nilai-nilai inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dalam kebijakan dan program mereka. Dalam hal ini, NU telah membuktikan bahwa ajaran Islam yang moderat dapat menjadi landasan yang kuat dalam membangun negara yang berkeadaban.

“NU telah menjadi contoh bagi semua partai politik bahwa ajaran Islam yang moderat dapat menghasilkan kebijakan dan program yang inklusif, setara, dan adil. Kami berharap semua partai politik dapat mengambil pelajaran dari NU dalam membangun negara yang berkeadaban,” papar KH Said Aqil Siradj.

Diakhir pernyataannya, KH Said Aqil Siradj mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga kerukunan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menekankan pentingnya menjaga keberimbangan antara agama dan negara sebagai salah satu langkah untuk mencegah terjadinya konflik sosial dan radikalisme.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga kerukunan dan persatuan. Mari kita bersama-sama menjaga keberimbangan antara agama dan negara demi membangun Indonesia yang damai, adil, dan beradab,” pungkas KH Said Aqil Siradj.

Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki peran penting dalam menjaga keberimbangan antara agama dan negara. Dengan mengajak semua partai politik untuk mengikuti jejak NU, diharapkan Indonesia dapat terus mengembangkan prinsip-prinsip ajaran Islam yang moderat dan inklusif, serta membangun negara yang adil dan beradab.