Scroll untuk baca artikel
LifestyleMale

Drama Politik: Kapolsek Lakarsantri Terkena Dampak Anak DPR RI yang Melanggar Hukum

222
×

Drama Politik: Kapolsek Lakarsantri Terkena Dampak Anak DPR RI yang Melanggar Hukum

Sebarkan artikel ini
Profil Kapolsek Lakarsantri yang Dicopot Buntut Anak DPR RI

Halosenja.com – Profil Kapolsek Lakarsantri yang Dicopot Buntut Anak DPR RI

Surabaya – Kapolsek Lakarsantri, Komisaris Polisi (Kompol) I Ketut Gede Arya Wibawa, disorot media setelah ia dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek. Keputusan tersebut berawal dari insiden yang terjadi antara Arya Wibawa dengan seorang anak anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Insiden ini terjadi pada hari Rabu, 15 September 2021, di kawasan Surabaya. Anak dari anggota DPR RI tersebut membuat kehebohan dengan berkendara di trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Arya Wibawa yang sedang bertugas sebagai Kapolsek Lakarsantri, melihat kejadian tersebut dan mencoba menghentikan si pengendara.

Namun, hal ini tidak berjalan mulus. Anak DPR RI tersebut tidak terima dan melaporkan Arya Wibawa kepada ayahnya yang merupakan anggota DPR RI. Ayahnya kemudian menghubungi Kapolrestabes Surabaya dan menyampaikan keluhan tentang perlakuan Kapolsek terhadap anaknya.

Mendapat laporan tersebut, Kapolrestabes Surabaya langsung menindaklanjutinya dengan mencopot Arya Wibawa dari jabatannya sebagai Kapolsek Lakarsantri. Keputusan ini merupakan tindakan disiplin yang diambil oleh institusi kepolisian untuk menegakkan aturan dan menjaga netralitas.

Profil Arya Wibawa sendiri cukup menarik. Ia merupakan seorang perwira polisi yang telah bertugas di berbagai wilayah di Indonesia. Sebelum menjabat sebagai Kapolsek Lakarsantri, Arya Wibawa pernah menjabat sebagai Kapolsek di wilayah lain seperti Kapolsek di Kota Malang dan Kapolsek di Kabupaten Banyuwangi.

Selama bertugas di berbagai wilayah, Arya Wibawa dikenal sebagai seorang polisi yang tegas dan berintegritas tinggi. Ia sering kali melakukan operasi penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas dan kejahatan lainnya. Selain itu, ia juga dikenal sebagai sosok yang sangat mengedepankan pelayanan publik kepada masyarakat.

Namun, insiden ini membuat profil Arya Wibawa menjadi berbeda. Keputusan untuk mencopotnya dari jabatannya sebagai Kapolsek Lakarsantri tentu menjadi catatan tersendiri dalam karirnya. Meskipun demikian, banyak masyarakat yang memberikan dukungan pada Arya Wibawa, karena dianggap telah bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebagai seorang anggota kepolisian, Arya Wibawa diharapkan tetap menjunjung tinggi netralitas dan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya. Keputusan yang diambil oleh Kapolrestabes Surabaya merupakan bentuk teguran terhadap Arya Wibawa agar tetap menjaga sikap dan perilaku yang baik.

Dalam kasus ini, tidak hanya Arya Wibawa yang menjadi perhatian, tetapi juga anak anggota DPR RI yang berkendara di trotoar. Tindakan tersebut jelas melanggar aturan lalu lintas dan dapat membahayakan keselamatan pejalan kaki. Sebagai wakil rakyat, anggota DPR RI seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, bahwa aturan harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Tidak ada yang dikecualikan, termasuk anak dari anggota DPR RI. Profil Arya Wibawa yang tegas dan berintegritas tinggi seharusnya menjadi inspirasi bagi anggota kepolisian lainnya untuk tetap menjalankan tugas dengan baik dan adil.

Dalam kasus ini, ada dua sisi yang perlu diperhatikan. Pertama, tindakan anak anggota DPR RI yang melanggar aturan lalu lintas. Kedua, tindakan Arya Wibawa yang mencoba menghentikan si pengendara. Keduanya perlu mendapat perhatian yang sama, sehingga penyelesaian kasus ini dapat berjalan dengan adil dan transparan.

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap individu harus memiliki kesadaran akan pentingnya mentaati aturan yang berlaku. Tidak ada yang boleh merasa dikecualikan dari aturan tersebut, termasuk anak dari anggota DPR RI. Kejadian ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjunjung tinggi aturan dan melaksanakannya dengan baik.

Profil Kapolsek Lakarsantri yang dicopot buntut anak DPR RI menjadi Berita unik yang menarik perhatian publik. Insiden ini mengingatkan bahwa setiap individu, termasuk anggota kepolisian dan anggota DPR RI, harus bertanggung jawab atas tindakan mereka. Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar aturan dapat ditegakkan dengan adil dan berkeadilan.