Scroll untuk baca artikel
HealthWomen

Stres: Pemicu Tersembunyi Kanker Payudara yang Diingatkan oleh Dokter Onkologi

243
×

Stres: Pemicu Tersembunyi Kanker Payudara yang Diingatkan oleh Dokter Onkologi

Sebarkan artikel ini
Mengenal Inovasi Baru Pengobatan Kanker Payudara HE...

Halosenja.com – berbahaya bagi kesehatan

Dokter Onkologi Ingatkan Stres Bikin Kanker Payudara Makin Berbahaya bagi Kesehatan

Jakarta, 9 September 2023 – Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ahli kesehatan di Amerika Serikat menemukan bahwa stres dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Dokter Onkologi, Dr. Sarah Anderson, mengingatkan pentingnya mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan payudara.

Dr. Anderson menjelaskan bahwa stres dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Kondisi ini dapat memicu perubahan pada sel-sel payudara yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Selain itu, stres juga dapat mempengaruhi gaya hidup seseorang seperti pola makan yang buruk, kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok atau minum alkohol yang berlebihan, yang semuanya dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Lebih lanjut, Dr. Anderson menekankan bahwa stres yang berkepanjangan atau kronis memiliki dampak yang lebih besar pada kesehatan dibandingkan dengan stres akut yang hanya terjadi sesekali. Stres kronis dapat menyebabkan peradangan kronis dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat memicu perkembangan sel-sel kanker.

Untuk mengelola stres, Dr. Anderson merekomendasikan beberapa langkah yang dapat diambil oleh individu. Pertama, penting untuk menjaga pola tidur yang baik. Tidur yang cukup dan berkualitas dapat membantu mengurangi tingkat stres dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kedua, olahraga secara teratur juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Ketiga, praktikkan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam dapat membantu meredakan stres dan meningkatkan kesejahteraan mental.

Selain itu, Dr. Anderson juga menekankan pentingnya dukungan sosial dalam mengatasi stres. Berbagi pikiran dan perasaan dengan orang terdekat atau bergabung dengan kelompok dukungan dapat membantu mengurangi tingkat stres. Jika stres terasa terlalu berat dan sulit ditangani sendiri, konsultasikan dengan profesional kesehatan mental atau konselor dapat memberikan bantuan yang diperlukan.

Meskipun hubungan antara stres dan kanker payudara belum sepenuhnya dipahami, penelitian ini menunjukkan bahwa mengelola stres dapat memiliki dampak positif pada kesehatan payudara. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda stres dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dan mengelolanya. Menjaga keseimbangan hidup yang sehat dan menghindari stres berlebihan adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan payudara dan mencegah risiko kanker payudara.