Scroll untuk baca artikel
BisnisMakro

Kembangkan UMKM Lokal dengan INDEF: Hari Makan Gratis, Tidak Jangan!

31
×

Kembangkan UMKM Lokal dengan INDEF: Hari Makan Gratis, Tidak Jangan!

Sebarkan artikel ini
INDEF Minta UMKM Dilibatkan, Program Makan Gratis Jangan

Halosenja.com – Institut for Development of Economics and Finance (INDEF) kembali membuat gebrakan dengan meminta pemerintah agar lebih melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam kebijakan ekonomi. INDEF berpendapat bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia yang perlu diperhatikan dan didukung agar dapat berkembang lebih pesat.

Menurut INDEF, UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negara, karena UMKM memberikan kontribusi yang besar terhadap penyerapan tenaga kerja, pendapatan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, selama ini banyak kebijakan pemerintah yang belum mengakomodasi kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh UMKM.

Oleh karena itu, INDEF menyarankan pemerintah untuk memberikan lebih banyak dukungan kepada UMKM melalui program-program yang dapat meningkatkan daya saing dan kualitas produk UMKM, seperti pelatihan, pendampingan, pendanaan, dan akses pasar. INDEF juga menekankan pentingnya kolaborasi antara UMKM dengan perusahaan besar dalam rangka meningkatkan kerjasama dan peningkatan kualitas produk.

Selain itu, INDEF juga memberikan saran kepada pemerintah agar lebih selektif dalam memberikan bantuan kepada UMKM. Menurut INDEF, bantuan yang diberikan sebaiknya ditujukan kepada UMKM yang benar-benar membutuhkan dan memiliki potensi untuk berkembang, bukan hanya bersifat subsidi yang bersifat mengedukasi. Dengan demikian, bantuan yang diberikan akan lebih efektif dan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan bagi perkembangan UMKM.

Selain itu, INDEF juga mengingatkan pemerintah agar lebih waspada dalam menjalankan program-program yang bersifat populis, seperti program makan gratis, yang dinilai tidak efektif dan tidak berkelanjutan. Menurut INDEF, program makan gratis hanya akan memberikan dampak sementara bagi masyarakat yang menerimanya, namun tidak akan memberikan solusi jangka panjang terhadap masalah kemiskinan.

INDEF berpendapat bahwa langkah yang lebih tepat adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat untuk dapat mandiri secara ekonomi, sehingga masyarakat dapat memperoleh penghasilan sendiri dan tidak tergantung pada bantuan pemerintah. Dengan demikian, masyarakat akan lebih berdaya dan mampu menghadapi tantangan ekonomi tanpa perlu terus-menerus bergantung pada bantuan pemerintah.

Selain itu, INDEF juga menyoroti pentingnya regulasi yang jelas dan transparan dalam mendukung perkembangan UMKM. INDEF menilai bahwa masih banyak regulasi yang tidak mendukung pertumbuhan UMKM, seperti birokrasi yang rumit, pajak yang tinggi, dan sulitnya akses permodalan. Oleh karena itu, INDEF menyarankan agar pemerintah melakukan reformasi struktural dalam rangka menciptakan lingkungan usaha yang kondusif bagi UMKM.

Dengan melibatkan secara aktif UMKM dalam kebijakan ekonomi dan memberikan dukungan yang tepat kepada UMKM, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. INDEF optimis bahwa dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat berkembang menjadi tulang punggung ekonomi negara yang mampu bersaing di kancah global.