Scroll untuk baca artikel
BisnisKeuangan

SPKS: Memprotes Kekerasan dan Menyuarakan Kondemnasi Terhadap Tindakan Brutal Penanganan Aksi Damai

132
×

SPKS: Memprotes Kekerasan dan Menyuarakan Kondemnasi Terhadap Tindakan Brutal Penanganan Aksi Damai

Sebarkan artikel ini
SPKS Mengutuk Keras Aksi Brutal Penanganan Aksi Damai

Halosenja.com – SPKS Mengutuk Keras Aksi Brutal Penanganan Aksi Damai

Jakarta – Serikat Persatuan Karyawan Seni (SPKS) mengutuk keras aksi brutal dalam penanganan aksi damai yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. SPKS, yang merupakan organisasi yang mewakili para seniman dan karyawan seni di Tanah Air, mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap peserta aksi damai yang sejatinya hanya ingin menyampaikan aspirasi mereka secara damai.

Aksi damai adalah hak konstitusional setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya secara damai. Namun, dalam beberapa kasus, aksi damai tersebut berakhir dengan kekerasan yang tidak perlu. SPKS menilai penanganan yang brutal tersebut tidak sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang mengutamakan hak asasi manusia.

Salah satu contoh kasus yang paling menggemparkan adalah penanganan aksi damai di Tanjungbalai, Sumatera Utara. Dalam aksi tersebut, aparat keamanan menggunakan kekuatan berlebihan terhadap peserta aksi yang hanya berusaha menyampaikan tuntutan mereka dengan damai. Banyak peserta aksi yang mengalami luka-luka dan bahkan ada yang tewas akibat penanganan yang brutal tersebut.

Tindakan penanganan yang brutal tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga mencerminkan ketidakprofesionalan aparat keamanan dalam menangani aksi damai. Sebagai negara demokratis, penanganan aksi damai seharusnya dilakukan dengan cara yang menghormati hak-hak warga negara dan tanpa adanya kekerasan.

SPKS mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk melakukan investigasi menyeluruh terkait kasus-kasus penanganan aksi damai yang berujung pada kekerasan. SPKS juga meminta agar pihak yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan tersebut diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Selain itu, SPKS juga mengajak seluruh anggotanya dan para seniman di Indonesia untuk bersolidaritas dengan korban penanganan aksi damai yang brutal tersebut. Sebagai warga negara yang mencintai perdamaian, para seniman memiliki peran penting dalam menyuarakan keadilan dan menentang segala bentuk kekerasan.

SPKS juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Pemerintah dan aparat keamanan harus memastikan bahwa aksi damai dapat berjalan dengan aman dan tanpa adanya tindakan kekerasan. Masyarakat juga diharapkan untuk terus mengawasi dan melaporkan setiap kejadian penanganan aksi damai yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.

Sebagai Serikat Persatuan Karyawan Seni, SPKS akan terus mendukung upaya-upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi para seniman dan karyawan seni. SPKS akan terus mengawal hak-hak seniman dan menjadi pengawas terhadap penanganan aksi damai di Indonesia.

Dalam demokrasi, aksi damai merupakan salah satu bentuk partisipasi publik yang harus dihormati dan dilindungi. Oleh karena itu, SPKS mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan menghormati hak asasi manusia serta mendukung pelaksanaan aksi damai secara aman dan damai tanpa adanya kekerasan.