Scroll untuk baca artikel
BisnisKeuangan

Ketum IMA Membuktikan Dukungannya dengan Tegas terhadap Kebijakan Hilirisasi Pemerintah: Menciptakan Kemajuan yang Berkelanjutan

141
×

Ketum IMA Membuktikan Dukungannya dengan Tegas terhadap Kebijakan Hilirisasi Pemerintah: Menciptakan Kemajuan yang Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Ketum IMA Tegas Dukung Kebijakan Hilirisasi Pemerintah di

Halosenja.com – Indonesia

Ketum IMA Tegas Dukung Kebijakan Hilirisasi Pemerintah di Indonesia

Jakarta – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Akuntansi (IMA), Budi Santoso, secara tegas mendukung kebijakan hilirisasi pemerintah di Indonesia. Hilirisasi merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri melalui pengolahan, pengembangan, dan pemasaran produk-produk tersebut.

Dalam wawancara eksklusif dengan Budi Santoso, ia mengungkapkan bahwa hilirisasi adalah langkah yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia. “Kebijakan hilirisasi merupakan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Budi.

Budi menjelaskan bahwa hilirisasi akan memberikan dampak positif bagi banyak sektor di Indonesia, seperti industri pertanian, industri manufaktur, dan sektor energi. Dengan meningkatnya nilai tambah produk dalam negeri, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor dan meningkatkan ekspor, sehingga dapat mengurangi defisit perdagangan.

Salah satu contoh kebijakan hilirisasi yang sedang dilakukan oleh pemerintah adalah program pengolahan hasil pertanian. Pemerintah mendorong petani untuk tidak hanya menjual hasil panen, tetapi juga mengolahnya menjadi produk bernilai tambah, seperti makanan olahan atau produk perawatan kulit berbahan dasar alami.

Budi juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan kerjasama antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam mewujudkan kebijakan hilirisasi yang sukses. “Pemerintah harus memberikan insentif dan fasilitas yang memadai bagi pelaku industri untuk mengembangkan teknologi dan inovasi dalam mengolah produk,” ujarnya.

Selain itu, Budi juga menyoroti pentingnya pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam mengolah produk. “Dalam era revolusi industri 4.0, kita perlu terus mengembangkan SDM yang handal dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Budi juga memberikan apresiasi kepada pemerintah atas langkah-langkah yang telah dilakukan dalam mendorong hilirisasi. Ia mengharapkan agar kebijakan ini dapat terus diperkuat dan ditingkatkan agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Budi juga mengajak seluruh mahasiswa dan pemuda Indonesia untuk ikut berperan aktif dalam mendukung kebijakan hilirisasi ini. “Kita sebagai generasi muda harus melihat peluang dan tantangan hilirisasi sebagai kesempatan untuk berkontribusi dalam mengembangkan perekonomian Indonesia,” tutupnya.

Dukungan tegas Ketua Umum IMA ini menjadi suara optimis bagi kebijakan hilirisasi pemerintah. Hal ini menunjukkan bahwa ada kesadaran dan komitmen dari berbagai pihak untuk mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dengan dukungan yang kuat, diharapkan kebijakan hilirisasi pemerintah dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri dalam menghasilkan produk bernilai tambah.