Scroll untuk baca artikel
BisnisMakro

Menuju Keberlanjutan Usaha Mikro dan Kecil: LPDB-KUMKM Dorong Praktik Tata Kelola yang Bijak dengan Suntikan Modal

130
×

Menuju Keberlanjutan Usaha Mikro dan Kecil: LPDB-KUMKM Dorong Praktik Tata Kelola yang Bijak dengan Suntikan Modal

Sebarkan artikel ini
Wujudkan Tata Kelola yang Prudent, LPDB-KUMKM Suntik Modal

Halosenja.com – Wujudkan Tata Kelola yang Prudent, LPDB-KUMKM Suntik Modal

Jakarta, 15 Maret 2022 – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) kembali memberikan suntikan modal kepada sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya LPDB-KUMKM untuk mewujudkan tata kelola yang prudent dalam pengelolaan dana bergulir.

Dalam program ini, LPDB-KUMKM memberikan modal usaha kepada UMKM yang terbukti memiliki prospek yang baik dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Suntikan modal ini diberikan dalam bentuk pinjaman dengan bunga yang rendah, serta syarat dan ketentuan yang fleksibel.

Menurut Direktur Utama LPDB-KUMKM, Didik J. Rachbini, langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah terhadap sektor UMKM di tengah situasi perekonomian yang masih belum stabil akibat pandemi COVID-19. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada UMKM agar mereka dapat bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi yang ada,” ujar Didik.

LPDB-KUMKM juga memberikan pendampingan dan pembinaan kepada UMKM penerima modal usaha. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan bisnis, serta membantu UMKM agar dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

“Saat ini, tata kelola yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mengelola bisnis. Oleh karena itu, kami memberikan pendampingan kepada UMKM agar mereka dapat mengoptimalkan pengelolaan bisnis dan menghadapi berbagai risiko yang mungkin timbul,” tambah Didik.

Suntikan modal ini telah memberikan dampak positif bagi pelaku usaha yang mendapatkannya. Salah satunya adalah Yuni, seorang pengusaha muda yang mengelola usaha makanan ringan. Dengan modal yang dia terima dari LPDB-KUMKM, Yuni mampu memperluas usahanya dan meningkatkan kualitas produknya.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan modal dari LPDB-KUMKM. Modal ini sangat membantu saya dalam mengembangkan usaha makanan ringan saya. Sekarang, saya dapat memasarkan produk saya ke beberapa kota lain, dan permintaan pelanggan semakin meningkat,” ujar Yuni.

Selain memberikan suntikan modal, LPDB-KUMKM juga terus melakukan pemantauan terhadap penggunaan dana yang diberikan kepada UMKM. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa dana tersebut digunakan dengan tepat dan dapat memberikan hasil yang optimal.

Sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaan dana bergulir, LPDB-KUMKM juga berkomitmen untuk mengoptimalkan pengawasan dan pengendalian internal dalam rangka mewujudkan tata kelola yang prudent. Dalam hal ini, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan pihak terkait, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Koperasi dan UKM, untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana bergulir.

Dengan adanya program ini, diharapkan UMKM dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu, diharapkan pula bahwa tata kelola yang prudent dapat diimplementasikan oleh para pelaku usaha, sehingga dapat menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.