Scroll untuk baca artikel
BisnisMakro

Menuju Lautan Aman: Kemenhub Berambisi Membuka 600 Alur Pelayaran!

158
×

Menuju Lautan Aman: Kemenhub Berambisi Membuka 600 Alur Pelayaran!

Sebarkan artikel ini
Buat Keselamatan, Kemenhub Targetkan Ada 600 Alur Pelayaran

Halosenja.com – Untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi transportasi laut di Indonesia, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan adanya 600 alur pelayaran yang terintegrasi dengan sistem navigasi modern. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan meningkatkan keamanan pelayaran di perairan Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, R. Agus H. Purnomo, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai target tersebut. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan pemetaan ulang alur pelayaran di seluruh wilayah perairan Indonesia. Pemetaan ini dilakukan dengan menggunakan teknologi canggih seperti sistem pemetaan sonar dan satelit.

Dalam pemetaan ulang ini, pihak Kemenhub juga bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk mendapatkan data yang akurat dan terpercaya. Data-data ini nantinya akan digunakan untuk mengidentifikasi alur pelayaran yang rawan kecelakaan dan perlu diperbaiki.

Selain itu, Kemenhub juga akan memperluas jangkauan sistem navigasi modern yang sudah ada saat ini. Sistem navigasi ini meliputi penggunaan teknologi GPS dan AIS (Automatic Identification System) yang dapat memantau pergerakan kapal secara real-time. Dengan adanya sistem navigasi modern ini, pihak berwenang dapat dengan mudah melacak dan mengawasi pergerakan kapal di perairan Indonesia.

Agus menjelaskan bahwa adanya 600 alur pelayaran yang terintegrasi dengan sistem navigasi modern akan memberikan banyak manfaat. Pertama, akan meminimalkan risiko tabrakan antarkapal karena kapal dapat dipantau dengan lebih baik. Kedua, akan mempercepat proses pelayaran dan mengurangi kemacetan di pelabuhan. Ketiga, akan meningkatkan keselamatan awak kapal dan penumpang karena adanya sistem navigasi yang canggih.

Selain itu, Kemenhub juga berencana untuk memperbaiki infrastruktur pelabuhan di beberapa wilayah. Hal ini meliputi pembangunan dermaga yang lebih baik, peningkatan kapasitas bongkar muat, dan peningkatan infrastruktur penunjang lainnya. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, diharapkan pelayanan di pelabuhan juga dapat menjadi lebih efisien dan aman.

Namun, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh Kemenhub dalam mencapai target ini. Salah satunya adalah keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia yang memadai. Untuk itu, pemerintah perlu mengalokasikan dana yang cukup dan melakukan pelatihan bagi tenaga kerja di sektor pelayaran.

Selain itu, pihak Kemenhub juga perlu melakukan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, stakeholder terkait, dan pihak swasta. Hal ini penting untuk memastikan implementasi target ini dapat berjalan lancar dan efektif.

Dengan adanya target 600 alur pelayaran yang terintegrasi dengan sistem navigasi modern, diharapkan keselamatan dan efisiensi transportasi laut di Indonesia dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, hal ini juga akan membuka peluang bagi pengembangan sektor maritim Indonesia yang dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi negara.