Scroll untuk baca artikel
BisnisKeuangan

Melangkah Maju untuk Mencegah Terorisme: Inisiatif Proaktif KAI dalam Mempertahankan Keamanan Karyawan

185
×

Melangkah Maju untuk Mencegah Terorisme: Inisiatif Proaktif KAI dalam Mempertahankan Keamanan Karyawan

Sebarkan artikel ini
Cegah Karyawannya Jadi Teroris Lagi, Ini yang Dilakukan KAI

Halosenja.com – Cegah Karyawannya Jadi Teroris Lagi, Ini yang Dilakukan KAI

Jakarta – Setelah terungkapnya kasus teroris yang melibatkan seorang karyawan di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (KAI), perusahaan ini mengambil langkah-langkah tegas untuk mencegah hal serupa terjadi di masa depan. KAI berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kepercayaan publik dengan mengimplementasikan serangkaian tindakan preventif.

Salah satu langkah yang diambil KAI adalah melakukan pemeriksaan latar belakang yang lebih ketat pada calon karyawan. Proses penerimaan karyawan baru akan melibatkan pemeriksaan terhadap riwayat pendidikan, riwayat kerja, dan rekam jejak sosial media calon karyawan. Dengan demikian, diharapkan dapat terdeteksi adanya indikasi atau tanda-tanda potensi terorisme pada calon karyawan sebelum mereka diterima bekerja di KAI.

Selain itu, KAI juga bekerja sama dengan aparat keamanan untuk melakukan pelatihan dan penyuluhan kepada seluruh karyawan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya terorisme dan cara mencegahnya. Karyawan akan diberikan pengetahuan tentang pencegahan radikalisme, pengetahuan tentang tanda-tanda potensi terorisme, serta tindakan yang harus diambil jika menemui situasi yang mencurigakan.

KAI juga telah meningkatkan pengawasan di area kerja dan instalasi perusahaan. CCTV dipasang di berbagai titik strategis dan kegiatan pengawasan dilakukan secara ketat. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mencegah kegiatan yang mencurigakan atau melanggar kebijakan perusahaan.

Selain itu, KAI juga telah menjalin kerjasama dengan aparat keamanan untuk melakukan pemantauan terhadap karyawan yang memiliki potensi radikalisme. Karyawan yang dicurigai atau memiliki tanda-tanda potensi terorisme akan dipantau lebih ketat. Tindakan ini dilakukan demi mencegah adanya aksi terorisme yang melibatkan karyawan KAI.

Selain tindakan preventif di atas, KAI juga mengedepankan komunikasi yang baik antara manajemen dan karyawan. KAI menyadari bahwa terorisme dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor sosial dan ekonomi. Dengan mendengarkan keluhan dan kebutuhan karyawan, KAI berharap dapat mencegah frustrasi atau ketidakpuasan yang dapat mempengaruhi stabilitas emosional karyawan.

KAI juga merencanakan untuk mengadakan kegiatan sosial dan kegiatan positif lainnya untuk mempererat hubungan antar karyawan. Dengan cara ini, diharapkan karyawan dapat merasa diperhatikan dan memiliki ikatan yang kuat dengan perusahaan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kemungkinan karyawan terlibat dalam kegiatan terorisme.

Dalam situasi yang semakin kompleks dan tidak terduga seperti saat ini, langkah-langkah pencegahan terorisme menjadi sangat penting. KAI sebagai perusahaan yang memiliki banyak karyawan, harus memastikan bahwa setiap individu yang bekerja di dalamnya tidak memiliki potensi untuk melakukan tindakan terorisme. Melalui langkah-langkah preventif yang telah diambil, diharapkan KAI dapat menghilangkan atau mengurangi risiko terjadinya aksi terorisme yang melibatkan karyawan.